Minggu, 02 Oktober 2016

Tugas Jurnalistik Feature



CERITA PERJALAN CILACAP-YOGYAKARTA 

Hari ini saya akan menceritakan perjalanan liburan saya bersama keluarga di cilacap dan yogyakarta kami berangkat dari cirebon karena memang berada di sana karena merayakan idul fitri. Dari cirebon ke cialcap membutuhkan waktu selama 5 jam lalu dari cirebon pukul 5 pagi pada hari minggu selama di tol perjalanan lancar tidak macet namun setelah keluar dari tol pejaggan macet pun sudah mulai merayap maka perjalanan menuju cilacap tidak sesuai dengan perkiraan. Macet nya itu karena penyempitan jalan dan arus mudik dan macet yang terakhir adalah ada truck yang jeblos ban nya di selokan hampir 2 jam macet total dan tidak jalan karena jalanan yang kecil  tak lama kemudian derek mobil pun datang barulah kemacetan pun sedikit mereda. Efek dari insiden tersebut berimbas kemacetan yang panjang walau pun mobil sudah bisa jalan namun perjalanan nya masih lancar merayap.

Pukul 4 sore akhir nya sampai di cilacap dan kita langsung menuju hotel lalu istirahat sebentar malam nya kita berjalan-jalan di kota cilacap. Cilacap adalah kota mati di ibaratkan jauh berbeda dengan kota-kota lain bahkan disana pun jarang ada angkot dan mall hanya satu tapi kota nya tidak terlalu banyak kendaraan dan membuat orang yang sedang berwisata terasa nyaman yang disayangkan adalah tidak ada ciri khas makanan dari kota tersebut. Keesokan pagi nya kami sarapan pagi dan siap-siap untuk kepantai ayah sekitar 2 jam menuju pantai tersebut selama perjalanan kesana banyak di kelilingi laut tiba disana dan ternyata waktu nya sudah siang dan cuaca nya luar biasa panas jadi yang awal nya ingin bermandi di pantai tidak jadi akhir nya kami memilih untuk makan di sekitar pantai yaitu makanan seafood beragam hewan laut di sajikan untuk makan siang kami dari ikan bakar madu, udang saos padang.cumi goreng tepung, cah kakung dan es teh manis.

PANTAI AYAH

PEMANDANGAN KOTA CILACAP











Keesokan nya kami ke pantai penyu untuk menyeberang ke nusa kambangan. Cilacap juga  terkenal dengan sel tahanan nya yaitu nusa kambangan para napi dan koruptor di penjara disana kita pun berangkat menggunakan kapal dan kita juga melihat kapal tengker. Ketika sudah sampai di nusa kambangan tersebut kapal tidak bisa mendekat karena sekarang tidak boleh ada yang berfoto atau turun di nusa kambangan jadi kita hanya bisa memofoto gapura yang bertuliskan ‘nusa kambangan’. Setelah selesai dan makan siang kami pun melanjutkan perjalanan ke yogyakarta.

NUSA KAMBANGAN

Awal nya kami memang tidak ada tujuan untuk ke yogyakarta tapi dengan ada nya tempat wisata yang baru disana membuat kami penasaran dan ingin mengunjugi kesana maka kami memutuskan pergi kesana, perjalanan dari cilacap ke jogja 6 jam lama nya selama perjalanan kita melewati daerah berbukit dengan tikungan yang tajam jalan yang berkelak-kelok dan jalan nya pas lalu melewati perkampungan  dikelilingi oleh pepohonan pepaya. Kami sampai di jogja pukul 7 malam dan menginap di daerah maliobor di jalan sosrowijayan.

Hari pertama di jogja kami memutuskan untuk pergi ke gumuk pasir parangkusumo di daerah bantul. Gumuk pasir tersebut adalah tumpukan pasir pantai seperti gurun biasanya di tempat tersebut banyak di gunakan sebagai tempat foto pre wedding dan disana kita juga bisa bermain sandboard cukup membayar 100 rp saja setelah puas berfoto disana kita melanjutkan perjalanan ke hutan pinus tempat dari gumuk pasir ke hutan pinus tidak jauh sekitar 30 menit atau 1 jam untuk kesana . kita pun tiba disana dan sudah banyak mobil para pengunjung yang parkir suasana nya yang dingin berada dan juga terdapat ayunan tapi sayang nya kita haru mensewa sekitar 20 rb setelah puas berfoto-foto kami pun pulang tapi tidak jauh dari hutan pinus ada obyek wisata baru dan banyak di datangi oleh pengunjung ialah Taman buah. Di taman buah tersebut di suguhkan dengan pemandangan yang luar biasa karena posisi taman buah tersebut berada di atas maka pemandangan kota yogyakarta terlihat dan juga terlihat sungai-sungai moment tersebut tak sia-sia kan untuk berfoto sejenak sambil menikmati es kelapa batok. Sore pun tiba kami memutuskan untuk kembali ke hotel dan malam nya kami berjalan-jalan sekitar malioboro untuk membeli oleh-oleh dan juga bakpia khas raminten 



PEMANDANGAN DI TAMAN BUAH



GUMUK PASIR PARANGKUSUMO

Hutan Pinus


Hari ke-2 dan terakhir di yogyakarta kami pergi ke unggul ponggok tempat berenang dengan ikan-ikan hias dan air nya dingin sekali. Kolam nya sangat jernih dan tidak berbau amis karena air nya tetap mengalir dan air tersebut berasal dari mata air langsung jadi itulah penyebab kenapa kolam tersebut tidak bau amis. Keunikan dari tempat tersebut selain berenang bersama ikan adalah kita bisa foto di dasar kolam, di bawah sana sudah ada ayunan. Meja makan beserta laptop, vespa dan juga jet ski dengan mengunakan kamera underwater kami bisa berfoto disana setelah berenang kami memutuskan untuk pulang ke bekasi. itulah akhir dari perjalan wisata saya dan keluarga saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar