PROPOSAL USAHA MAKANAN RINGAN KEWIRAUSAHAAN
“Martabak Minion”
Nama
Kelompok :
Famella Yusti 13614908
Nabela Tharafah 17614699
Renia Diva 19614065
2SA09
UNIVERSITAS GUNADARMA
2015/2016
1. Nama Usaha/Nama Produk : Martabak Minion
2. Alasan :
Kami memilih Martabak Minion sebagai
usaha makanan ringan karena martabak dikenal dengan ukurannya yang besar dan
sebagai makanan yang harus dibawa pulang sehingga pembeli membawa martabak
pulang agar mudah dimakan, karena tidak mungkin pembeli memakan martabak
tersebut disaat mereka dijalan atau ditempat umum seperti dijalanan, di sekolah
dan tempat umum lainnya. Maka dari itu kami berpikir untuk membuat martabak
mini yaitu martabak yang ukurannya lebih kecil dari martabak biasa sehingga
martabak bisa dimakan dan dibawa kemana saja dengan mudah, dan harga yang
sesuai dengan keinginan masyarakat. Karena martabak mini berukuran kecil maka
dari itu kami membuat nama dari martabak tersebut adalah Martabak Minion, Mini
yaitu kecil dan Minion adalah tokoh bertubuh kecil dalam sebuah film kartun
dengan bentuk yang lucu.
3. Sasaran Pasar/Segmentasi : Semua
Umur
4. Tempat Pnejualan : Universitas
Gunadarma J1
5. Bahan - bahan Martabak Mini terdiri dari :
- Tepung Terigu
- Garam Halus
- Susu Bubuk
- Telur Ayam
- Gula Pasir
- Mentega
- Coklat
- Keju
- Susu Kental
- Mesis
6. Ukuran Martabak Minion :
- Diameter 20cm
- Tebal 1,3cm
7. Menu yang disediakan :
- Martabak Coklat Keju
- Martabak Coklat
- Martabak Keju
- Martabak Keju Susu
- Martabak Coklat Susu
- Martabak Nutella (Special)
- Martabak Red Velvet (Special)
- Martabak Green tea (Special)
- Martabak Mocca (Special)
- Martabak Oreo (Special)
8. Harga Pokok Penjualan :
Harga
Jual : Rp 5.000/pcs
(semua topping)
Asumsi
Penjualan : 3kg (1kg terigu = min
50 pcs/hari
a. Omzet : 50pcs x 3kg x Rp 5.000(harga jual) x 7 hari = Rp 5.250.000
b. Pengeluaran : Rp 120.000 x 7 hari =
Rp 840.000
Laba Kotor = (Omzet – Pengeluaran)
= (Rp 5.250.000 – Rp 840.000)
= Rp 4.410.000,-
Biaya Operasional :
a. Gaji 3 orang 20% omzet = Rp 1.440.000
b. Listrik = Rp 150.000
Biaya Operasional = Rp 1.690.000,-
Laba Kotor – Biaya Operasional
Rp 4.410.000 – Rp 1.690.000
= Rp 2.720.000,-






Tidak ada komentar:
Posting Komentar